Text
Meminta dan Mencinta
menyenangkan dan menenagkan. Begitulah seharusnya kala kita melaksanakan ibadah. Tapi kenapa kita justri merasakan hal sealiknya-- berat dan terbebani?
Itu, tutur buku ini, karena kita belum mencicipi manisnya beribadah. Buku ini menuntun kita agar ibdah tidak lagi menjadi sekadar kewajiban atau karena takut terhadap siksa akhirat, melainkan sebagai wahana untuk menumbuhkan kemuliaan jiwa , ketentaraman batin, kesuksesan hidup, dan kebahagiaan manusia sebagai hamba allah.
Dengan gaya ungkap yang dialogis dan memandu, ibadah-ibadah rutual- salat, doa, zikir, haji dan membaca Quran- diulas tuntas tata pelaksanaan, keutaman, dan manfaatnya, sedemikian rupa sehingga pembaca menyadari betapa semua itu adalah hadia dan anugerah allah bagi hamba-nya yang beriman.
| 297.Amr.m.C1 | 297 Amr m | Ruang Perpustakaan (PERPUSTAKAAN SMART SPANTIBELS) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain