Text
Teromba Tambusai
Tradisi Basiacuong merupakan budaya lokal yang memiliki kearifan yang perlu dipertahankan. Kemajuan
teknologi dan masuknya unsur baru dalam kehidupan bangsa kita merupakan penyebab terjadinya pergeseran
nilai-nilai kehidupan. Hal inilah yang menjadi alasan peneliti untuk melakukan penelitian dengan tujuan
mendeskripsikan fungsi sosial basiacuong dan mendeskripsikan nilai-nilai budaya basiacuong masyarakat
Kualu Nenas. Basiacuong berasal dari kata sanjung menyanjung dari satu pihak ke pihak lain yang biasanya
diwakili oleh ninik mamak dari suatu suku yang berbincang. Basiacuong berarti menyengaja sesuatu
perbuatan. Di dalam basiacuong memiliki nilai-nilai budaya dan fungsi sosial yang harus dipertahankan.
Penelitian Kualitatif dengan metode deskriptif ini melakukan analisis fungsi sosial dan nilai-nilai budaya
dalam basiacuong masyarakat Kualu Nenas dengan menjadikan masyarakat Kualu Nenas sebagai informan
penelitian. Tekhnik penelitian dengan menggunakan alat perekam audio visual, lembaran pencatatan, dan
pedoman wawancara. Data yang dikumpulkan dalam bentuk teks dianalisis sesuai dengan tujuan penelitian
dengan trianggulasi sebagai teknik pengabsahan data. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa fungsi
sosial tradisi Basiacuong diantaranya adalah; (1) sebagai sarana hiburan, (2) sarana pendidikan, (3) sebagai
alat untuk mempertahankan dan mewariskan adat istiadat, tradisi, dan kebudayaan (4) sebagai alat untuk
menunjukkan jati dari orang Kampar, dan (5) dapat memupuk jiwa kebersamaan. Dalam pelaksanaannya,
tuturan yang disampaikan dalam tradisi basiacuong banyak mengandung pelajaran-pelajaran atau nasehat
yang sangat mendidik bagi pendengarnya khususnya masyarakat Kualu Nenas.
| 300.Jun.t.C1 | 300 Jun t | Ruang Perpustakaan (PERPUSTAKAAN SMART SPANTIBELS) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain