Text
Yuk, Mengenal Demokrasi
Dalam demokrasi sekarang rakyat sebagai pemegang mandat tertinggi
kedaulatan rakyat perlu mengerti dan memahami segala aspek tentang
penyelenggaraan Pemilu. Salah satu kelompok yang memiliki peran strategis
adalah Pemilih Pemula. Pendidikan politik informal merupakan unsur yang
penting yang dapat mempengaruhi tingkat partisipasi politik dalam pemilihan
umum. Sebab pendidikan politik informal memunculkan banyak perubahan dan
harapan harapan baru untuk menarik minat masyarakat dalam proses politik.
Terlebih pendidikan politik informal mengajarkan mengenai pembentukan hati
nurani politik, skeptisme politik dan kearifan wawasan politik, perbaikan dan
peningkatan jaringan politik dan kemasyarakatan, konflik-konflik aktual terhadap
peningkatan partisipasi politik dalam pemilihan umum kepala daerah di
Kabupaten Garut.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pendidikan politik
informal yang didalamnya terdapat lima dimensi yang berperan penting dalam
upaya peningkatan partisipasi politik yaitu pendidikan politik, pembentukan hati
nurani politik, skeptisme politik dan kearifan wawasan politik, perbaikan
peningkatan jaringan politik kemasyarakatan, dan konflik-konflik aktual.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisi. Jenis
data yang ditangkap dalam penelitian ini yaitu berupa data primer dan data
sekunder, kemudian Teknik pengambilan data dalam penelitian ini melalui
wawancara, observasi, kuesioner (angket), dan studi kepustakaan. Angket yang
disebarkan sebanyak 100 responden.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa realitas pendidikan politik informal
sangat baik (88,33%) dan realitas partisipasi politik (88,9%).Dan terdapat
pengaruh pendidikan politik terhadap partisipasi politik sebesar 81,2% sehingga
terjadi pengaruh yang sangat tinggi secara positif dan signifikan. Hal ini
menunjukkan bahwa pendidikan politik informal memiliki peran yang penting
dalam meningkatkan partisipasi politik sedangkan sisanya 18,8% ditentukan oleh
faktor yang tidak diteliti. Dari kesimpulan dan analisis di atas, terdapat pengaruh
yang positif dari pendidikan politik informal terhadap peningkatan partisipasi
politik dalam pemilihan umum kepala daerah di Kabupaten Garut. pendidikan
politik informal tersebut sudah dilaksanakan dengan baik sehingga dapat
meningkatkan partisipasi politik dalam pemilihan umum kepala daerah di
Kabupaten Garut.
Pada bagian akhir penulis menyajikan beberapa rekomendasi dengan
tujuan agar terjadi perbaikan dalam sistem pendidikan politik informal agar dapat
meningkatkan partisipasi politik dalam pemilihan kepala daerah selanjutnya. Dan
penulis berharap agar skripsi ini bisa bermanfaat bagi semua pihak.
| 323.6.Edi.y.C1 | 323.6 Edi y | Ruang Perpustakaan (PERPUSTAKAAN SMART SPANTIBELS) | Tersedia |
| 323.6.Edi.y.C2 | 323.6 Edi y | Ruang Perpustakaan (PERPUSTAKAAN SMART SPANTIBELS) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain